Pemprov Babel Maksimalkan Aplikasi Datahub Tingkatkan Kejayaan Lada

Pangkalpinang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersama dengan PT 8 Villeges membuat inovasi berupa aplikasi datahub berbasis digital, dalam upaya meningkatkan daya saing produk lada serta kesejahteraan petani di daerah.

“Melalui aplikasi ini kita mengintegasikan dan menyajikan data cara faktual mengenai lada, mulai dari pembibitan, penanaman, kebutuhan pupuk, lahan produksi dan stok lada yang berada di petani,” kata Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Babel, Yanuar di Pangkalpinang, Senin.

Ia mengatakan, disiapkan dan diterapkannya aplikasi datahub berbasis digital ini untuk mengembalikan kejayaaan lada serta meningkatkan kesejahteraan para petani yang ada di Babel.

Salah satu permasalahan yang dihadapi petani lada, pelaku usaha dan pemerintah saat ini adalah belum adanya data yang terintegrasi, up to date yang dapat digunakan kapan dan dimana saja.

Program unggulan yang bekerjasama dengan PT 8 Villeges Indonesia dengan nama sahangku, ini dapat membuat para petani, pelaku usaha, aparatur pemerintah tetap semangat dan lebih berupaya untuk maju, terlebih di era revolusi industri 4.0.

“Kita harus bersaing tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga secara nasional dan internasional, sehingga proyeksi panen petani yang mana semuanya dapat diakses kapan dan dimana saja melalui android,” ujarnya.

Sementara, Direktur Utama PT 8 Villeges, Sanny Gaddafi mengatakan, para petani bisa mendownlod aplikasi ini dan nantinya bisa melihat informasi data pupuk serta data lahan bahkan peminjaman modal yang terintegrasi dengan bank.

Di aplikasi ini, selain tersaji data-data, petani juga bisa berdiskusi dengan para ahli pertanian, salah satunya dari tenaga ahli UGM.

“Kami akan terus menerima masukan terkait aplikasi sahangku, agar aplikasi tersebut berguna bagi para petani di Babel. Kita akan kembangkan terus aplikasi ini,” ujarnya. (Ant)